Patriarchal Encyclical For The Protection Of The Environment 2021

Share on facebook
Share on twitter
Share on google
Share on whatsapp

( English – Bahasa )

† B A R T H O L O M E W

By God’s Mercy Archbishop of Constantinople-New Rome 

and Ecumenical Patriarch

To the Plenitude of the Church

Grace, Peace and Mercy from the Maker of All Creation

Our Lord God and Savior Jesus Christ

Esteemed brethren and beloved children in the Lord,

The Feast of the Indiction, the solemn day of prayers for the natural environment, finds once again humanity confronted with intense weather conditions due to mounting climate change, with devastating floods and fires across the globe, as well as with the Coronavirus pandemic and its socioeconomic consequences.

The fact that the restrictive measures in transportation and the limits imposed on industrial production have resulted in a reduction of pollutants and emissions, offered an additional valuable lesson on global interconnection and on the interdependence of all dimensions of life. Moreover, it has been also revealed anew that the Ecumenical Patriarchate’s ecological initiatives, which comprise an extension of the Church’s theology and liturgical tradition, correspond with scientific findings and with experts’ recommendations calling for multifaceted mobilization in order to protect the integrity of the natural environment.

We thus pray for the swift overcoming of the consequences of the health crisis and for the illumination from above of governments throughout the world, so that they do not return to or persist upon economism, to those principles of organization of the economic life, of production and consumption, of exhaustive exploitation of natural resources, principles that prevailed prior to the pandemic. Further, it is our genuine desire that the dissemination of pseudoscientific opinions concerning the purported dangers of the Covid-19 vaccines, the slander aimed toward specialists of the medical field, and the unfounded degradation of the seriousness of the disease, be terminated. Unfortunately, similar opinions are propagated in regard to climate change as well, its cause and its disastrous effects. The reality is entirely different, and must be faced with responsibility, collaboration, joint actions, and common vision.

Inactivity is inconceivable when in full knowledge of the shared great contemporary challenges of humanity. Indifference toward our suffering brethren and toward the destruction of the “very good” creation, is an offence against God and a violation of His commandments. Wherein exist respect toward creation and tangible love toward man, the “beloved of God,” therein God is present.

After the Holy and Great Council (Crete, 2016), the Ecumenical Patriarchate, in accordance to its spirit and decisions, appointed an official commission, comprised of theologians, to draft a document on the social implications of our faith and on the social mission and witness of the Orthodox Church in the contemporary world. This text, which was approved for publication by the Holy and Sacred Synod and is entitled For the Life of the World: Toward a Social Ethos of the Orthodox Church, states the following: “The Church encourages the faithful to be grateful for—and to accept—the findings of the sciences, even those that might occasionally oblige them to revise their understandings of the history and frame of cosmic reality. The desire for scientific knowledge flows from the same wellspring as faith’s longing to enter ever more deeply into the mystery of God” (§ 71).

The Holy Great Church of Christ emphatically highlights the indivisibility of the natural environment’s protection and the philanthropic care for one’s neighbor. Both an eco-friendly stance and the recognition of the sacredness of the human person are a “liturgy after the Liturgy,” vital dimensions of the Eucharistic actualization of the Church. The life of the Church is a manifest respect for creation, as well as the place and the way of experiencing the culture of personhood and of solidarity.

Most honorable brothers and cherished children,

Throughout this difficult period, it is an essential pastoral duty of the Church to undertake initiatives for the containment of the pandemic. And it is also a categorical ethical mandate to support global access to the immunization against the coronavirus, especially in poorer nations, in accordance with the words of our Lord, “Inasmuch as you have done it unto one of the least of these my brethren, you have done it unto me” (Matt. 25:40). We ought to love one another “as Christ has loved us” (Eph. 5:2) and to show ourselves as “priests” of creation, safeguarding and cultivating it with care and affection, and, offering in thanksgiving this exceedingly precious gift of God’s Grace unto the Creator of all.

In closing, we wholeheartedly wish unto all a blessed, healthful and fruitful new ecclesiastical year, and we call upon you, through the intercessions of the Theotokos Pammakaristos, the grace and mercy of our Lord and Savior Jesus Christ, to Whom be the glory and the dominion unto the everlasting ages. Amen!

September 1, 2021

†Bartholomew of Constantinople

Fervent supplicant of all before God

_______________________________________________________________________________________

Bahasa, Indonesia

1 September 20201

Prot. No. 539

† B A R T H O L O M E U S

Oleh Belas Kasihan Allah Uskup Agung Konstantinopel-Roma Baru

Dan Patriark Ekumenikal

Kepada Pemilik Gereja

Rahmat, Damai, dan Kerahiman dari sang Pencipta Segenap Ciptaan

Tuhan Allah Kita dan Juruselamat Yesus Kristus

Saudara-saudara yang saya hormati dan anak-anak yang terkasih dalam Tuhan,

Hari Raya Tahun Baru Gerejawi (Indiksi), doa yang hikmat bagi lingkungan alam, sekali lagi umat manusia dihadapkan pada kondisi akan dampak cuaca yang intens akibat meningkatnya perubahan iklim, dengan banjir dan kebakaran dahsyat di seluruh dunia, serta dengan pandemi Coronavirus dan dampak-dampak sosial ekonomi yang diakibatkannya.

Fakta bahwa tindakan pembatasan dalam transportasi dan pembatasan yang dikenakan pada produksi industri telah menghasilkan pengurangan polusi dan emisi, menawarkan pelajaran berharga tambahan tentang kesalinghubungan global dan saling ketergantungan akan semua dimensi kehidupan. Selain itu, telah diungkapkan lagi bahwa inisiatif ekologi Patriarkat Ekumenis, yang terdiri dari perluasan teologi dan tradisi liturgi Gereja, bersesuaian dengan temuan ilmiah dan dengan rekomendasi para ahli yang menyerukan beragam mobilisasi untuk melindungi integritas lingkungan alam.

Karena itu kita berdoa agar upaya mengatasi konsekuensi dari krisis kesehatan bisa dipercepat dan bagi penerangan dari atas dapat menerangi segenap pemerintah di seluruh dunia, sehingga mereka tidak berbalik kembali atau bertahan pada ekonomi, prinsip-prinsip organisasi kehidupan ekonomi, produksi. dan konsumsi, eksploitasi sumber daya alam secara menyeluruh, yang mana adalah prinsip-prinsip yang berlaku sebelum pandemi. Lebih lanjut, adalah keinginan tulus kami agar penyebaran opini ilmiah semu tentang bahaya-bahaya yang diakibatkan oleh vaksin Covid-19, fitnah yang ditujukan kepada spesialis bidang medis, dan degradasi keseriusan penyakit yang tidak berdasar, dihentikan. Sayangnya, pendapat serupa juga disebarkan terkait dengan perubahan iklim, penyebab dan efek bencananya. Kenyataannya sama sekali berbeda, dan harus dihadapi dengan tanggung jawab, kolaborasi, aksi bersama, dan visi bersama.

Tidak turut ambil bagian dari berbagi tantangan besar masa kini akan umat manusia adalah merupakan ketidakwarasan saat pengetahuan yang utuh dan lengkap tersedia. Ketidakpedulian terhadap saudara-saudara kita yang menderita dan terhadap kehancuran ciptaan yang “sangat baik”, adalah pelanggaran terhadap Allah dan pelanggaran terhadap perintah-perintah-Nya. Di mana ada rasa hormat terhadap ciptaan dan cinta yang nyata terhadap manusia, “kekasih Tuhan,” di sana Allah hadir.

Setelah Konsili Suci dan Agung (Kreta, 2016), Patriarkat Ekumenikal, seturut dengan semangat dan keputusannya, menunjuk sebuah komisi resmi, yang terdiri dari para teolog, untuk menyusun dokumen tentang implikasi sosial dari iman kita dan misi sosial dan kesaksian Gereja Orthodox di dunia kekinian. Teks ini, yang telah disetujui untuk diterbitkan oleh Sinode Kudus dan Suci dan berjudul Bagi Kehidupan Dunia: Menuju Etos Sosial Gereja Orthodox, menyatakan sebagai berikut: “Gereja mendorong umat beriman untuk bersyukur atas—dan untuk menerima—temuan-temuan ilmu pengetahuan, bahkan yang terkadang mengharuskan mereka merevisi pemahaman mereka tentang sejarah dan bingkai realitas kosmis. Hasrat akan pengetahuan ilmiah mengalir dari mata air yang sama dengan kerinduan iman untuk masuk semakin dalam ke dalam misteri Allah” (§ 71).

Gereja Agung Kristus yang Kudus dengan tegas menyoroti akan perlindungan lingkungan alam yang tak terpisah-pisahkan dan kepedulian kedermawanan terhadap sesama. Baik sikap ramah atas lingkungan maupun pengakuan akan kesucian pribadi manusia adalah merupakan “liturgi setelah Liturgi,” dimensi vital dari aktualisasi Ekaristi Gereja. Kehidupan Gereja adalah penghormatan yang nyata terhadap ciptaan, serta tempat dan cara mengalami budaya kepribadian dan akan solidaritas.

Saudara-saudara yang paling terhormat dan anak-anak terkasih,

Sepanjang periode yang sulit ini, adalah tugas penggembalaan yang utama dari Gereja untuk mengambil inisiatif menanggulangi pandemi. Dan itu juga merupakan kewajiban etis kategoris untuk mendukung akses global ke imunisasi melawan virus corona, terutama di negara-negara miskin, sesuai dengan firman Tuhan kita, “Sejauh kamu telah melakukannya untuk salah satu dari saudara-saudaraku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku” (Mat. 25:40). Kita harus saling mengasihi “seperti Kristus telah mengasihi kita” (Ef. 5:2) dan untuk menunjukkan diri kita sebagai “imam” atas ciptaan, menjaga dan mengolahnya dengan perhatian dan kasih sayang, dan, dengan mengucap syukur, mempersembahkan hadiah yang sangat berharga dari Rahmat Allah kepada Sang Pencipta semuanya.

Sebagai penutup, kami dengan sepenuh hati berharap kepada semua orang akan tahun gerejawi baru yang diberkati, kesehatan yang paripurna dan berbuah keterberkatan, dan kami menyerukan kepada kalian, melalui syafaat Theotokos Pammakaristos, rahmat dan belas kasihan Tuhan dan Juruselamat kita Yesus Kristus, kepada-Nya kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya. Amin!

1 September 2021

†Bartholomeus di Konstantinopel

Pendoamu yang setia dihadapan Allah